Warming up atau pemanasan sangat penting dilakukan sebelum
berolahraga. Hal ini bertujuan untuk mengurangi resiko cedera saat sedang
berlatih atau berolahraga. Selain itu, dengan melakukan pemanasan dapat
meningkatkan aliran darah ke otot yang bekerja yang mencegah kekakuan otot dan
nyeri.
Berolahraga berbeda dengan aktivitas sehari-hari karena bagian tubuh yang digerakkan adalah otot dan sendi. Oleh sebab itu dengan melakukan pemanasan dapat menyiapkan otot dan sendi tubuh sebelum aktivitas olahraga yang sesungguhnya.
Berolahraga berbeda dengan aktivitas sehari-hari karena bagian tubuh yang digerakkan adalah otot dan sendi. Oleh sebab itu dengan melakukan pemanasan dapat menyiapkan otot dan sendi tubuh sebelum aktivitas olahraga yang sesungguhnya.
Pemanasan biasanya ditandai dengan munculnya keringat karena
naiknya suhu tubuh. Detak jantung juga semakin lebih cepat sehingga pasokan
oksigen ke dalam otot menjadi lebih banyak. Sehingga Anda lebih kuat, nyaman
dan leluasa dalam bergerak. Berikut ini beberapa tips melakukan pemanasan yang
dikutip dari duniafitnes.com.
Tetap Dinamis
Anda dapat memulai pemanasan
dengan gerakan yang dinamis. Contoh gerakan dinamis diantaranya adalah gerakan
menengokkan kepala keatas dan kebawah, gerakan menekuk pendek-pendek
panjang-panjang pada tangan atau gerakang kombinasi ( bongkok jongkok bongkok
tegak). Pemanasan bentuk ini dimaksudkan untuk melemaskan otot-otot yang kaku.
Melompatlah
Melakukan lompat tali selama 5 menit
berturut-turut mulai dari tempo yang pelan hingga cepat
dapat mempercepat Anda mendapatkan keringat. Selain itu, lompat tali dapat
membuat suhu tubuh cepat naik, menyehatkan jantung dan membuat tubuh Anda
menjadi mesin pembakar lemak yang ampuh.
Jika Anda tidak mampu melakukan selama 5 menit pertama, maka lakukanlah semampu Anda hingga tubuh berkeringat.
Jika Anda tidak mampu melakukan selama 5 menit pertama, maka lakukanlah semampu Anda hingga tubuh berkeringat.
Berlari Kecil
Anda dapat berlari-lari kecil kurang lebih selama 5-10 menit
hingga suhu tubuh naik. Lari kecil merupakan pemanasan yang cukup efektif
karena hampir semua bagian tubuh bergerak sehingga otot-otot dibadan dapat
terulur.
Jangan Berlebihan
Pemanasan berbeda dengan latihan
inti, oleh sebab itu jangan berlebihan. Jika Anda terlalu ngoyo maka tubuh akan
cepat lelah sehingga saat melakaukan latihan inti tenaga Anda sudah terkuras
habis. Lakukan pemanasan yang cepat, to the point dan yang menghemat energi.
Manfaat Pemanasan
Berikut ini beberapa manfaat pemanasan yang bisa Anda
dapatkan jika dilakukan dengan baik dan benar:
Dapat meningkatkan pasokan oksigen dalam aliran darah
Dapat meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang
memerintah gerakan tubuh
Dapat meningkatkan reaksi otot dalam melakukan latihan
Dapat mengurangi ketegangan otot
Dapat meningkatkan kelenturan tubuh saat latihan
Dapat mengurangi risiko cedera latihan
Apapun bentuk olahraganya saat menurunkan
berat badan atau mengecilkan perutsebaiknya
jangan tinggalkan pemanasan. Karena pemanasan yang baik dapat memberikan hasil
yang lebih maksimal pada bagian tubuh yang Anda latih.
Banyak orang seringkali mengabaikan proses
pemanasan sebelum olahraga. Padahal, pemanasan sangatlah penting dan
dibutuhkan sebagai persiapan tubuh Anda sebelum olahraga. Jika pemanasan tidak
benar, risiko mengalami cedera akan semakin tinggi.
Karena saking bersemangat untuk memulai berolahraga, terkadang kita lupa melakukan sesi pemanasan. Faktanya, pemanasan sebelum olahraga sama pentingnya dengan olahraga itu sendiri. Jika tubuh Anda tidak siap, olahraga justru akan membahayakan fisik Anda. Apalagi, jenis olahraga yang Anda lakukan adalah jenis olahraga berat, seperti angkat beban atau sepak bola.
Tanpa pemanasan, Anda akan mengalami banyak kesulitan. Pertama, Anda kemungkinan tidak maksimal dalam berolahraga. Pasalnya, tubuh Anda belum cukup panas untuk bekerja secara optimal. Kedua, jika Anda mengalami cedera, proses penyembuhannya pun akan berlangsung lama. Selain itu, olahraga tanpa pemanasan juga tidak sehat bagi jantung Anda. Berikut jenis-jenis pemanasan sebelum olahraga.
Karena saking bersemangat untuk memulai berolahraga, terkadang kita lupa melakukan sesi pemanasan. Faktanya, pemanasan sebelum olahraga sama pentingnya dengan olahraga itu sendiri. Jika tubuh Anda tidak siap, olahraga justru akan membahayakan fisik Anda. Apalagi, jenis olahraga yang Anda lakukan adalah jenis olahraga berat, seperti angkat beban atau sepak bola.
Tanpa pemanasan, Anda akan mengalami banyak kesulitan. Pertama, Anda kemungkinan tidak maksimal dalam berolahraga. Pasalnya, tubuh Anda belum cukup panas untuk bekerja secara optimal. Kedua, jika Anda mengalami cedera, proses penyembuhannya pun akan berlangsung lama. Selain itu, olahraga tanpa pemanasan juga tidak sehat bagi jantung Anda. Berikut jenis-jenis pemanasan sebelum olahraga.
Berjalan kaki
Sebelum Anda memulai olahraga, lakukan pemanasan
minimal jalan
kaki beberapa langkah. Hal ini sangat membantu dalam proses
persiapan tubuh Anda untuk melakukan gerakan fisik secara intens.
Putar dan Peregangan
Tujuan utama dari gerakan ini adalah untuk melonggarkan dan
meregangkan bagian tubuh Anda dengan cara yang lembut. Mulailah dari kaki ke
tangan, atau sebaliknya. Cobalah untuk meregangkan semua bagian tubuh Anda secara
perlahan. Putar tangan dan pergelangan tangan. Selain itu, jangan lupa untuk
memutar pinggang Anda dengan lembut searah jarum jam dan berlawanan arah jarum
jam.
Jogging di Tempat
Lakukan jogging di tempat selama beberapa menit. Cara ini
akan mulai memompa jantung Anda sehingga tubuh Anda akan siap dalam menjalani
aktivitas fisik yang berat.
Jumping Jack
Lakukan jumping jack setidaknya 25 kali. Gerakan ini akan
mempersiapkan tubuh Anda dengan memanaskan sistem yang ada dalam tubuh.
Lompatlah tinggi-tinggi dan lakukan dengan penuh semangat sehingga tingkat
antusiasme Anda semakin terdorong. Baca juga: Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah
Squats Tanpa Beban
Lakukan squad tanpa beban beberapa repetisi. Gerakan ini
akan menghangatkan kaki Anda dan membuatnya siap untuk latihan. Di samping itu,
kaki Anda akan siap untuk menghadapi olahraga intens.
Nah, itu tadi beberapa gerakan pemanasan sebelum olahraga agar otot-otot tubuh tidak stres dan tegang. Jangan lupa juga untuk melakukan pendinginan setelah olahraga. Karena proses pendinginan akan berguna untuk mempercepat pemulihan sehingga risiko pegal-pegal dan kelelahan akan dapat diminimalkan. (mfb/bs)
Nah, itu tadi beberapa gerakan pemanasan sebelum olahraga agar otot-otot tubuh tidak stres dan tegang. Jangan lupa juga untuk melakukan pendinginan setelah olahraga. Karena proses pendinginan akan berguna untuk mempercepat pemulihan sehingga risiko pegal-pegal dan kelelahan akan dapat diminimalkan. (mfb/bs)
TEKNIK DASAR GERAKAN PEMANASAN OLAHRAGA
Gerakan Pemanasan Olah Raga
Kata Pengantar
Ucapan Syukur kami haturkan kepada Tuhan Yang
Mahakuasa yang telah memberkati kami dalam menyusun tugas olahraga ini,
trimakasih pula kepada teman kawan yang telah membantu kami dalam menyelesaikan
tugas ini.
Tugas olah raga ini pertama-tama kami susun sebagai pemenuhan
tugas yang diberikan kepada kami, namun selain itu dengan mengerjakan tugas ini
kami jadi tau manfaat pemanasan sebelum olah raga. Didalam makalah ini terdapat
macam gerakan-gerakan pemanasan beserta kegunaan gerakan pemanasan tersebut.
Olah raga merupakan aktivitas fisik yang terencana dan
tersruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk
meningkatkan kebugaran jasmani.
Sebagai penulis kami menyadari bahwa makalah yang kami buat
ini masih memiliki banyak kesalahan, maka oleh sebab itu kami mohon maaf jika
ada kesalahan dan meminta kritik agar tugas kami selanjutnya dapat lebih baik.
Home » Renang » Macam-Macam
Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang Dan Pendinginannya
Posted by sherly
dessianti at 11:36 PM
Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum
Anda Berenang – Kegiatan berenang dilakukan untuk sekedar olahraga atau
bersenang-senang dan sebelum berenang perlu adanya pemanasan agar terhindar
dari cedera. Meskipun terbilang sebagai olahraga yang sederhana, namun jika tidak
ada persiapan dari segi badan dan perlengkapan bisa menimbulkan kesalahan
fatal. Untuk bisa bergerak leluasa di dalam air alangkah baiknya jika Anda
mengetahui Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda
Berenang. Lalu apa saja gerakannya?
Berikut ini Macam-Macam Gerakan Pemanasan
Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang beserta pendinginannya:
Forward Lunge
Satu cara peregangan atau pemanasan sebelum berenang adalah forward lunge yang berfokus memberikan peregangan di otot paha, betis, dan kaki. Diharapkan dengan melakukan forward lunge otot-otot tersebut bisa sedikit melemas dan memanas sebelum masuk ke dalam air. Anda harus mengetahui Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang dengan baik. Salah satunya forward lunge ini yakni dengan berdiri tegak kemudian dua tangan tepat di bagian pinggang sisi kanan atau kiri. Majukan satu kaki ke depan dan kaki satunya kea rah belakang, lakukan secara bergantian.
Satu cara peregangan atau pemanasan sebelum berenang adalah forward lunge yang berfokus memberikan peregangan di otot paha, betis, dan kaki. Diharapkan dengan melakukan forward lunge otot-otot tersebut bisa sedikit melemas dan memanas sebelum masuk ke dalam air. Anda harus mengetahui Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang dengan baik. Salah satunya forward lunge ini yakni dengan berdiri tegak kemudian dua tangan tepat di bagian pinggang sisi kanan atau kiri. Majukan satu kaki ke depan dan kaki satunya kea rah belakang, lakukan secara bergantian.
Standing T
Salah satu dalam Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang standing T dimana tujuannya untuk melenturkan sistem rotator pada persendian bahu. Diharapkan dengan melakukan standing T ini kedua tangan dapat leluasa mendayung di dalam air. Lakukan dengan posisi berdiri kedua kaki membuka dan lurus, kemudian ikuti dengan membungkukan badan. Posisi tangan di bawah dengan bentuk mengepal ke arah depan. Ayunkan secara bergantian ke arah atas sebanyak 10 kali.
Salah satu dalam Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang standing T dimana tujuannya untuk melenturkan sistem rotator pada persendian bahu. Diharapkan dengan melakukan standing T ini kedua tangan dapat leluasa mendayung di dalam air. Lakukan dengan posisi berdiri kedua kaki membuka dan lurus, kemudian ikuti dengan membungkukan badan. Posisi tangan di bawah dengan bentuk mengepal ke arah depan. Ayunkan secara bergantian ke arah atas sebanyak 10 kali.
Standing Back Flection
Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang bisa dilakukan dengan standing back flection. Caranya dengan berdiri tegak dengan posisi kepala menengadah sambil kedua tangan memegang pinggang. Tarik ke belakang kepala Anda dengan gerakan punggung menekuk kemudian ulangi hingga 8 kali.
Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang bisa dilakukan dengan standing back flection. Caranya dengan berdiri tegak dengan posisi kepala menengadah sambil kedua tangan memegang pinggang. Tarik ke belakang kepala Anda dengan gerakan punggung menekuk kemudian ulangi hingga 8 kali.
Quadruped Rocking
Ketahui Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang salah satunya adalah Quadruped Rocking dimana untuk melakukannya Anda harus memposisikan badan seperti merangkan dengan posisi lutut dan tangan sejajar kemudian tarik tangan dan kaki kea rah belakang sehingga nantinya otot punggung serta tulang belakang bisa berelaksasi.
Ketahui Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang salah satunya adalah Quadruped Rocking dimana untuk melakukannya Anda harus memposisikan badan seperti merangkan dengan posisi lutut dan tangan sejajar kemudian tarik tangan dan kaki kea rah belakang sehingga nantinya otot punggung serta tulang belakang bisa berelaksasi.
Itulah 5 gerakan dari Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang
Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang. Untuk gerakan pendinginannya Anda bisa
melakukannya dengan telentang atau dengan duduk bersandar sembari mengeringkan
tubuh.
Ulasan mengenai Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang di atas bisa memberikan Anda inspirasi dalam melakukan gerakan pemanasan sebelum renang. Selain gerakan di atas Anda juga bisa melakukan gerakan menurut kreasi Anda sendiri yang nantinya memiliki efek yang sama pula. Semoga informasi mengenai Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang di atas dapat memberikan manfaat untuk Anda.
Ulasan mengenai Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang di atas bisa memberikan Anda inspirasi dalam melakukan gerakan pemanasan sebelum renang. Selain gerakan di atas Anda juga bisa melakukan gerakan menurut kreasi Anda sendiri yang nantinya memiliki efek yang sama pula. Semoga informasi mengenai Macam-Macam Gerakan Pemanasan Yang Harus Dilakukan Sebelum Anda Berenang di atas dapat memberikan manfaat untuk Anda.
PENGERTIAN PEREGANGAN (STRETCHING)
Pada saat akan
memulai suatu aktifitas olahraga, stretching (peregangan) atau lebih dikenal
orang dengan istilah pemanasan (warm-up) ini sangat diperlukan. Stretching
adalah bentuk dari penguluran atau peregangan pada otot-otot di setiap anggota
badan agar dalam setiap melakukan olahraga terdapat kesiapan serta untuk
mengurangi dampak cedera yang sangant rentan terjadi.
2. MANFAAT
MELAKUKAN PEREGANGAN (STRETCHING)
Terdapat beberapa
manfaat apabila seseorang melakukan gerakan peregangan sebelum memulai
aktifitas olahraga, diantaranya dapat dijelaskan di bawah ini:
Meningkatkan suhu
(temperature) tubuh beserta jaringan-jaringannya.
Menaikkan aliran
darah melalui otot-otot yang aktif.
Meningkatkan
detak jantung sehingga akan mempersiapkan bekerjanya system cardiovascular
(jantung dan pembuluh darah).
Menaikkan tingkat
energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
Meningkatkan
kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang memerintahkan gerakan tubuh.
Memudahkan
otot-otot berkontraksi dan relaksasi secara lebih cepat dan efisien.
Meningkatkan
kapasitas kerja fisik.
Mengurangi adanya
ketegangan pada otot.
Meningkatkan
kemampuan jaringan penghubung dalam gerakan memanjang (meregang).
Terjadi
peningkatan kondisi secara psikologis.
Mengurangi dampak
cedera.
3. MACAM
GERAKAN-GERAKAN STRETCHING AKTIF
Stretching aktif
adalah pemanasan atau peregangan yang dilakukan sendiri tanpa bantuan orang
lain serta dapat dilakukan dalam posisi berdiri atau duduk bahkan dengan tidur
terlentang maupun tengkurap. Gerakan peregangan yang dapat dan boleh dilakukan
adalah sebagai berikut:
a. Peregangan
kepala: berfungsi untuk mengulur M.Trapezius
Potuberentia
occipitalis externa, linea nuchae superior, septunechea, processus spinosi,
semua vert. Thoracalis pars descendens dari bagian cranial septum nuchae pada
extrimitas acromialis claviculae, pars ascendens dari vert. thoracalis yang
bawah pada tepi bawah spina scapulae.
Dengan persendian:
• Articulatio
atlanto occipetalis :
a. Condyli
occipetalis
b. Fovea
articularis superior atlantis
• Articulatio
atlanto opistrophica / atlantoepistropea lateralis :
Facies
articularis inferior atlantis
Facies
articularis superior epistrophei
Gerakan
peregangan itu sendiri terdiri atas gerakan sebagai berikut:
Menundukkan
kepala ke bawah dan meregangkan kepala ke atas dengan suatu hitungan tertentu
Menolehkan kepala
ke kanan dan ke kiri dengan suatu hitungan tertentu.
Mematahkan kepala
ke kanan dan ke kiri dilakukan dengan suatu hitungan tertentu.
b. Peregangan
tangan dan lengan: bertujuan untuk meregangkan otot triceps, deltoid,
biceps, fleksor, danekstensor.
- M.deltoideus
extrimitas
acromialis claviculae acronym
tuberositas
deltoidea humeri
- M.
bicep brachii
caput longum:
tuberositas supraglenoidalis, caput breve: prossus coracoideus.
tuberositas radii
- M.
flexor carpi ulnaris
Caput humerale :
epicondylus medialis humeri, caput ulnare: pinggir dorsal ulna
os
pisifornie
Dengan
persendian:
Articulatio
humeri :
Caput humeri
Cavitas
glenoidalis
Articulatio
cubiti
Articulatio
humeroradialis :
- Capitulum
humeri
- Fovea capituli
radii
Articulatio
humeroulnaris :
- Trochlea humeri
- Incisura
semilunaris
Articulatio
radioulnaris proximalis :
- Circumferentia
articularis radii
- Incisura
radialis ulnae
Articulatio
radioulnaris distalis :
Circumferentia
articularis ulnae
Incisura ulnaris
radii
Articulatio
radiocarpea :
Facies
articularis carpea radii
Cartilage
triangilaris
Gerakan
peregangannya terdiri atas:
a) Menekuk tangan
kanan menyamping ke kiri dengan ditahan menggunakan tangan kanan dan kemudian
sebaliknya dengan hitungan tertentu.
b) Tangan kanan
ditekuk di belakang kepala kemudian ditekan menggunakan tangan kiri dan
kemudian sebaliknya dengan hitungan tertentu.
c)
Meregangkan/menarik kedua tangan ke atas dalam suatu hitungan tertentu.
d) Menekuk
telapak tangan kanan ke atas dan ke bawah dengan hitungan tertentu serta
demikian jugan dengan tangan kiri.
c. Peregangan
pinggang & perut: ditujukan untuk meregangkan otot seratus, rectum
abdominis, latisimus dorsi, eksternal oblique, dan tendinous
inscription
M. subclaviusujung
bagian medial iga I bagian tulang
permukaan bawah clavicula sepanjang sulcus subclaviu
M. pectoralis minor
costae II-V
processus coracoideu
M. serratus anterior
costae I-VIII
margo vertebralis scapula
M. pectoralis major
pars clavicularis pada extrimitas sternalis claviculae, pars sternalis pada sternum dan rawan iga I-VI, pars
abdominalis pada vagina m. recti abdominis
crista tuberculi major.
M. subclaviusujung
bagian medial iga I bagian tulang
permukaan bawah clavicula sepanjang sulcus subclaviu
M. pectoralis minor
costae II-V
processus coracoideu
M. serratus anterior
costae I-VIII
margo vertebralis scapula
M. pectoralis major
pars clavicularis pada extrimitas sternalis claviculae, pars sternalis pada sternum dan rawan iga I-VI, pars
abdominalis pada vagina m. recti abdominis
crista tuberculi major.
a) Mencondongkan
badan ke depan hingga mencium lutut dan sebaliknya ke belakang dengan suatu
hitungan tertentu,
b) Mencondongkan
badan ke samping kanan dan ke samping kiri dengan hitungan tertentu.
c) Memutar badan
ke kanan dan kiri dengan hitungan tertentu.
d) Peregangan
perut dengan menegakkan badan seperti pada gambar di bawah ini:
d. Peregangan
tungkai & kaki: bertujuan untuk meregangkan otot hamstring, gluteus,
semitendinosus, gracilis, gastrocnemius, peroneus, dan vastus.
a . M.
gluteus maximus
Ala ossis ilium, permukaan belakang os sacrum dan os coccygis, lig. Sacroiliaca posteriora, lig. sacrotuberosum, 2/3 bagian atas pada tractus iliobiatis, 1/3 bagian bawah pada tuberositas glutea femoris.
Ala ossis ilium, permukaan belakang os sacrum dan os coccygis, lig. Sacroiliaca posteriora, lig. sacrotuberosum, 2/3 bagian atas pada tractus iliobiatis, 1/3 bagian bawah pada tuberositas glutea femoris.
M. gastrocnimius
caput mediale: epicondylus medialis femoris, caput laterale:
epicondylus lateralis femoris
tuber calcanei dengan perantaraan tendo calcanei (achillei)
a) Menekuk
lutut ke atas dan ditempelkan ke dada dengan ditahan mengguanakan kedua tangan
secara bergantian dengan hitunganb tertentu.
b) Menekuk
kaki ke belakang dengan ditahan menggunakan tangan dalam hitungan tertentu.
c) Dalam
posisi start jongkok lari dalam hitungan tertentu dengan bergantian kaki kanan
dan kiri sebagai tumpuan.
d) Mendorong
kaki ke depan dan ditahan dalam hitungan tertentu secara bergantian kaki kanan
dan kiri.
e) Kaki
dalam posisi jongkok menggunakan hitungan tertentu.
PEREGANGAN ATAU STRETHING YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN
PEREGANGAN ATAU STRETHING YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN
Bagi atlet
melakukan peregangan yang berlebihan dianggap dapat meningkatkan kemungkinan
mengalami cidera pada ligament dan cedera yang ditandai dengan
terlepasnya persendian atau biasa disebut dislokasi. Pemikiran tersebut
berdasarkan landasan teori bahwa adanya kelenturan yang berlebihan (karena
peregangan/stretching) akan dapat mengurangi kestabilan pada daerah persendian.
Maka dari itulah,
latihan peregangan sebaiknya memperhatikan kondisi-kondisi sebagai berikut:
Jangan melakukan
peregangan saat anda mengalami hal salah satu diantara;
a) Apabila tulang
anda menghalangi gerakan anda (sukar bergerak).
b) Sedang
mengalami patah tulang
c) Terdapat
gejala peradangan atau infeksi akut
d) Terdapat
gejala osteoporosis
e) Baru mengalami
cidera atau keseleo
f) Terdapat
pengurangan atau penurunan fungsi pada daerah pergerakan
Ada beberapa
gerakan peregangan yang tergolong peregangan yang memiliki kemungkinan
terlalu berbahaya dan disarankan untuk dihindari diantaranya sebagai
berikut:
1) Posisi
Membalikkan Satu Kaki atau Dua Kaki
Ini dikarenakan
gerakan ini dapat menyebabkan:
a) Meregangnya
ligamen lutut bagian tengah
b) Meremukkan
meniscus
c) Menaikkan
ketidakstabilan lutut
d) Menekan dan
memutar tempurung lutut, akibatnya tempurung lutut bergeser
2) Posisi Berdiri
Dengan Kaki Lurus Merentang
Gerakan ini
terdapat resiko sebagai berikut:
a) Menekan bagian
tengah dari kedua lutut
b) Kelainan
bentuk lutut yang permanent, seperti bentuk lutut yang pengkar keluar
c) Menyebabkan
hipertensi lutut (tekanan berlebih)
d) Penekanan yang
hebat pada lumbar vertebrae (tulang pinggang)
3) Posisi
Tubuh Melengkung (The Bridge)
Gerakan ini
disarankan untuk dihindari karena dapat menyebabkan:
a) Dapat memeras
potongan tulang belakang
b) Menjepit urat
syaraf
4) Berdiri Dengan
Kaki Diluruskan (Dengan Kaki Dirapatkan)
Gerakan ini
sebaiknya tidak dilakukan karena dapat memicu:
a)
Mengakibatkan hypertensi lutut
b) Terjadi
penekanan yang hebat pada lumbar vertebrae
5) Posisi
Membalikkan Tubuh (Inversion)
Gerakan ini
sebaiknya dihindari karena dapat mengakibatkan:
a) Meningkatkan
tekanan darah
b) Dapat
memecahkan pembuluh darah, khususnya pembuluh darah pada mata
c) Mengakibatkan
cedera stabilitas pada tulang belakang
6) Menekuk Kaki
Kanan Dan Kiri Ke Dalam Dengan Ditahan Menggunakan Tangan
7) Menekuk lutut
Menyilangkan 1
Kaki Dicondongkan Ke Samping
Gerakan-gerakan
diatas sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan:
a) Liggamentum
collaterale mediale meregang.
b) Merobek
meniscus yang terjepit di antara condyli femoris dan os tibia.
Download disini untuk melihat contoh Gambar
Gerakan Pemanasan Yang Benar
Related Post : Gerakan
Pemanasan Untuk Kelenturan Fisioteripis
Bagi Atlet Makalah
Penanganan Cedera Olahraga Pemanasan/Stretching
Yang Baik dan Benar Sistematika
Gerakan Pemanasan Yang Benar Gerakan
Pemanasan (Stretching) Latiahan
Peregangan Olahraga yang
paling umum cedera Penanganan
Awal Pada Cedera Saat Berolahraga Penanganan
Cedera Otot Pencegahan
Cedera Pencegahan
dan Perawatan Cedera Olahraga Peranan
Kondisi Fisik Dalam Olahraga Prestasi
Selasa, Januari 31, 2012 Pencegahan
dan Perawatan Cedera Olahraga
Sistematika Melakukan Gerak Pemanasan
Dengan Benar ~ Sobat volimaniak, anda pasti
sering melakukan kegiatan rutin olahraga, Olahraga Mempunyai banyak pengertian
dan beberapa definisi yang berbeda, serta tentunya banyak macam dari kegiatan
olahraga, olahraga merupakan serangkaian gerakan aktifitas fisik untuk
menciptkan daya tahan tubuh yang nantinya tujuan akhirnya adalah untuk mencapai
kesehatan, perlu anda tahu dan diwaspadai dalam melakukan kegiatan olahraga
apapun anda perlu melakukan beberapa pemanasan olahraga atau
biasa disebut dengan warming-up. Pemanasan mempunyai banyak
pengertian dan tentunya mempunyai tujuan yang bisa menghindari cidera pada
kegiatan olahraga.
Sebelum anda melakukan olahraga anda perlu
menyiapkan kondisi tubuh atau fisik dalam kondisi siap melakukan olahraga yang
merupakan tujuan utama dari melakukan pemanasanagar kecelakan atau cidera
dalam olahraga bisa dihindari seminim mungkin. pada postingan kali ini
volimaniak ingin berbagi kepada anda semuanya mengenai sistematika atau
urutan melakukan gerakan pemanasan dengan benar.
Sistematika Melakukan Gerak Pemanasan Dengan Benar
4 Gerakan wajib pemanasan olahraga
Cobalah 4 gerakan pemanasan untuk berjalan dari Tom
Dooley, pelatih berjalan national dari the Leukemia and Lymphoma Society's Team
in Training, berikut ini sebelum melangkah kaki kita melakukan latihan
selanjutnya.
a. Hurdles (melonggarkan panggul yang tegang)
Seimbangkan badan kita dengan bertumpu pada kaki kanan
(gunakan kursi atau dinding sebagai pegangan), lalu tekuk kaki kiri hingga
tumit berada di belakang kita. Arahkan kaki kiri ke arah luar kiri dan ke depan
seperti menggambar lingkaran dengan lutut. Lakukan 15 kali, lalu ganti dengan
kaki yang lain.
b. Windmills (mengendurkan bahu dan leher)
Berdiri dengan satu tangan dianggkat. Putar tangan kita
seperti sedang melakukan gerakan berenang gaya punggung. Lakukan 15 putaran,
kemudian tukar dengan tangga yang lain dan ulangi.
c. Foot Rock-Over (meregangkan telapak kaki)
Berdiri dengan kaki telapak kaki kanan rata berjarak kira-kira
36 cm dibelakang kaki kiri, lalu angkat jari-jari kaki kiri. Pindahkan beban ke
arah depan, dibarengi dengan menurunkan kaki kiri dan angkat tumit kaki kanan.
Kembalilah ke posisi awal, lakukan 15 kali. Ganti kaki dan ulangi.
d. Heel Raises ( menguatkan betis)
Berdiri dengan melebarkan kaki sebesar pinggul, taruh tangan
di kursi atau dinding sebagai pegangan (bila perlu). Anggkat tumit dan berdiri
di atas jari-jari kaki selama 2 detik, lalu turunkan. Lakukan 15 kali. Ulangi
berdiri dengan tumit dan jari kaki diangkat, lalu berdiri dengan jari kaki dan
tumit diangkat.
Fungsi/Manfaat dan Cara Pemanasan & Peregangan Sebelum
Olahraga
Mungkin anda dari kecil sudah biasa melakukan aktivitas
pemanasan atau warming taking place sebelum berolahraga. Pada waktu sekolah
dulu kita diajarkan untuk melakukan pemanasan dulu sebelum masuk ke pelajaran
praktek olahraga di lapangan. Minimal kita disuruh lari-lari kecil keliling
lapangan atau keliling di jalan-jalan luar sekitar sekolah. Ketika senam pagi
bersama pun gerakan awal senam pasti pemanasan bagi yang datang tidak
terlambat.
Mungkin ada bertanya-tanya kenapa pemanasan harus dilakukan?
apa fungsi dan manfaat dari melakukan pemanasan sebelum aktivitas fisik berat
seperti olahraga? Dan berbagai pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin belum
terjawab hingga saat ini. Yang pasti pemanasan sangat penting untuk dilakukan
sebelum olahraga. Daripada menyesal kemudian karena tidak memanaskan diri, maka
lakukanlah pemanasan walaupun hanya sebentar saja.
Olahraga melibatkan pergerakan otot, sendi dan tulang dalam
intensitas yang cukup besar. Dengan melakukan pemanasan olahraga maka darah
yang kaya akan nutrisi dan oksigen akan mengalir ke otot sehingga siap untuk
dipacu kerja lebih berat. Sedangkan kegunaan atau manfaat olahraga itu sendiri
adalah untuk menguatkan otot, tulang, jantung, paru-paru dan memperlancar
peredaran darah.
b. Jenis/Bentuk Pemanasan Yang Cepat dan Mudah
Pemanasan atau warming happening bisa dilakukan tanpa
bantuan alat apapun dan tanpa biaya, yaitu dengan jogging ringan, aerobik
ringan, lari-lari kecil di tempat, dan lain-lain. Cukup sampai tubuh kita
berkeringat, terasa panas dan merasa cukup pemanasannya kurang lebih 5 sampai
15 menit bisa dilanjutkan dengan peregangan otot atau streching selama beberapa
menit agar otot lebih lentur digunakan nantinya.
c. Efek, Dampak, dan Akibat Tidak Melakukan Pemanasan
Olahraga
Tanpa melakukan pemanasan yang cukup sebelum melakukan
aktivitas olahraga yang dominan menggerakkan otot, sendi dan tulang dapat
mengakibatkan cidera otot dan cedera sendi. Sudah barang tentu cedera tersebut
akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat menyakitkan sehingga
perlu perawatan medis lebih lanjut. Cedera otot bisa berbentuk keseleo, salah
urat, terkilir, kram otot, sakit otot, dan sebagainya
d. Peregangan / Streching Yang Baik dan Benar
Setelah melakukan pemanasan yang membuat sedikit keluar
keringat, maka dilanjutkan dengan peregangan otot atau strenching. Baik
pemanasan maupun peregangan harus dilakukan dalam kapasitas yang ringan dan
rendah jangan terlalu berlebihan. Jika dilakukan berlebih bisa memicu cedera
sendi. Jangan sampai belum olahraga sudah merasa lelah atau capek berat. Jika
sudah dilakukan dengan benar maka tubuh akan siap untuk melakukan kegiatan
olahraga. Lalu berolahragalah dengan perasaan riang gembira tanpa paksaan dan
lupakanlah semua masalah yang ada.
Tambahan :
Kenali diri anda sendiri dan pilih olahraga yang tepat untuk
menghindari kematian mendadak saat olahraga. Jika anda termasuk yang fisiknya
lemah dan jarang olahraga sebaiknya menghindari olahraga yang butuh kerja berat
jantung seperti sepakbola, futsal, bola basket, tenis, bulutangkis, dan lain
sebagainya. Contoh aktivitas olahraga yang ringan dan menyehatkan serta bisa
dilakukan hampir semua orang adalah jalan cepat 30 menit beberapa kali seminggu.
Selamat berolahraga, Salam olahraga!
Urutan Dalam Melakukan Pemanasan
Sebelum anda melakukan pemanasan anda perlu tahu urutan yang
benar ketika melakukan pemanasan, hendakanya dalam melakukan pemanasan perlu
anda awali dengan gerakan pelenturan tubuh bagian atas terlebih
dahulu dan selanjutnya menurun sampai tubuh bagian bawah, untuk urutannya
silahkan anda simak berikut ini :
Pemanasan dimulai dari tubuh bagian atas kepala
Pemanasan dimulai dari gerakan tangan
Pemanasan Gerakan Punggung
Pemanasan Gerakan Kaki
Itulah sedikit pengetahuan mengenai sistematika
melakukan gerakan pemanasan yang benarsebelum anda melakukan kegiatan olahraga,
untuk lebih jelas dan detailnya akan saya bahas lagi pada postingan berikutnya
dan tentunya masih berhubungan dengan pemanasan olahraga.
Hehehe, ayo mulai sekarang jaga kesehatannya mas dengan
olahrag ayang rutin dan tentunya juga dimulai dengan gerakan warming-up /
pemanasan sebelum olahraga,, terimakasih kunjungannya
Terimakasih kunjungan anda. ( Fast Respont comment
dengan akun google anda )
Jadilah Pembaca Yang Bijak Dengan meninggalkan jejak jika Artikel di volimaniak membantu anda
Aturan Koment :
> No link aktif ( Link aktif Tidak akan di tampilkan )
> sesuai topik Artikel
> kritik dan saran membangun
> seputar pertanyaan
> Saya akan berkunjung balik ke blog sobat secara rutin
Mohon maaf jika koment di balas telat
Admin ucapkan terimakasih atas kunjungan anda dan support anda untuk kemajuan blog ini.
Jadilah Pembaca Yang Bijak Dengan meninggalkan jejak jika Artikel di volimaniak membantu anda
Aturan Koment :
> No link aktif ( Link aktif Tidak akan di tampilkan )
> sesuai topik Artikel
> kritik dan saran membangun
> seputar pertanyaan
> Saya akan berkunjung balik ke blog sobat secara rutin
Mohon maaf jika koment di balas telat
Admin ucapkan terimakasih atas kunjungan anda dan support anda untuk kemajuan blog ini.
Sistematika Melakukan Gerak Pemanasan Dengan Benar
Sistematika Melakukan Gerak Pemanasan
Dengan Benar ~ Sobat volimaniak, anda pasti
sering melakukan kegiatan rutin olahraga, Olahraga Mempunyai banyak pengertian
dan beberapa definisi yang berbeda, serta tentunya banyak macam dari kegiatan
olahraga, olahraga merupakan serangkaian gerakan aktifitas fisik untuk
menciptkan daya tahan tubuh yang nantinya tujuan akhirnya adalah untuk mencapai
kesehatan, perlu anda tahu dan diwaspadai dalam melakukan kegiatan olahraga
apapun anda perlu melakukan beberapa pemanasan olahraga atau
biasa disebut dengan warming-up. Pemanasan mempunyai banyak
pengertian dan tentunya mempunyai tujuan yang bisa menghindari cidera pada
kegiatan olahraga.
Sebelum anda melakukan olahraga anda perlu
menyiapkan kondisi tubuh atau fisik dalam kondisi siap melakukan olahraga yang
merupakan tujuan utama dari melakukan pemanasanagar kecelakan atau cidera
dalam olahraga bisa dihindari seminim mungkin. pada postingan kali ini
volimaniak ingin berbagi kepada anda semuanya mengenai sistematika atau
urutan melakukan gerakan pemanasan dengan benar.
Sistematika Melakukan Gerak Pemanasan Dengan Benar
4 Gerakan wajib pemanasan olahraga
Cobalah 4 gerakan pemanasan untuk berjalan dari Tom
Dooley, pelatih berjalan national dari the Leukemia and Lymphoma Society's Team
in Training, berikut ini sebelum melangkah kaki kita melakukan latihan
selanjutnya.
a. Hurdles (melonggarkan panggul yang tegang)
Seimbangkan badan kita dengan bertumpu pada kaki kanan
(gunakan kursi atau dinding sebagai pegangan), lalu tekuk kaki kiri hingga
tumit berada di belakang kita. Arahkan kaki kiri ke arah luar kiri dan ke depan
seperti menggambar lingkaran dengan lutut. Lakukan 15 kali, lalu ganti dengan
kaki yang lain.
b. Windmills (mengendurkan bahu dan leher)
Berdiri dengan satu tangan dianggkat. Putar tangan kita
seperti sedang melakukan gerakan berenang gaya punggung. Lakukan 15 putaran,
kemudian tukar dengan tangga yang lain dan ulangi.
c. Foot Rock-Over (meregangkan telapak kaki)
Berdiri dengan kaki telapak kaki kanan rata berjarak
kira-kira 36 cm dibelakang kaki kiri, lalu angkat jari-jari kaki kiri.
Pindahkan beban ke arah depan, dibarengi dengan menurunkan kaki kiri dan angkat
tumit kaki kanan. Kembalilah ke posisi awal, lakukan 15 kali. Ganti kaki dan
ulangi.
d. Heel Raises ( menguatkan betis)
Berdiri dengan melebarkan kaki sebesar pinggul, taruh tangan
di kursi atau dinding sebagai pegangan (bila perlu). Anggkat tumit dan berdiri
di atas jari-jari kaki selama 2 detik, lalu turunkan. Lakukan 15 kali. Ulangi
berdiri dengan tumit dan jari kaki diangkat, lalu berdiri dengan jari kaki dan
tumit diangkat.
Fungsi/Manfaat dan Cara Pemanasan & Peregangan Sebelum
Olahraga
Mungkin anda dari kecil sudah biasa melakukan aktivitas
pemanasan atau warming taking place sebelum berolahraga. Pada waktu sekolah
dulu kita diajarkan untuk melakukan pemanasan dulu sebelum masuk ke pelajaran
praktek olahraga di lapangan. Minimal kita disuruh lari-lari kecil keliling
lapangan atau keliling di jalan-jalan luar sekitar sekolah. Ketika senam pagi
bersama pun gerakan awal senam pasti pemanasan bagi yang datang tidak
terlambat.
Mungkin ada bertanya-tanya kenapa pemanasan harus dilakukan?
apa fungsi dan manfaat dari melakukan pemanasan sebelum aktivitas fisik berat
seperti olahraga? Dan berbagai pertanyaan-pertanyaan lain yang mungkin belum
terjawab hingga saat ini. Yang pasti pemanasan sangat penting untuk dilakukan
sebelum olahraga. Daripada menyesal kemudian karena tidak memanaskan diri, maka
lakukanlah pemanasan walaupun hanya sebentar saja.
Olahraga melibatkan pergerakan otot, sendi dan tulang dalam intensitas
yang cukup besar. Dengan melakukan pemanasan olahraga maka darah yang kaya akan
nutrisi dan oksigen akan mengalir ke otot sehingga siap untuk dipacu kerja
lebih berat. Sedangkan kegunaan atau manfaat olahraga itu sendiri adalah untuk
menguatkan otot, tulang, jantung, paru-paru dan memperlancar peredaran darah.
b. Jenis/Bentuk Pemanasan Yang Cepat dan Mudah
Pemanasan atau warming happening bisa dilakukan tanpa
bantuan alat apapun dan tanpa biaya, yaitu dengan jogging ringan, aerobik
ringan, lari-lari kecil di tempat, dan lain-lain. Cukup sampai tubuh kita
berkeringat, terasa panas dan merasa cukup pemanasannya kurang lebih 5 sampai
15 menit bisa dilanjutkan dengan peregangan otot atau streching selama beberapa
menit agar otot lebih lentur digunakan nantinya.
c. Efek, Dampak, dan Akibat Tidak Melakukan Pemanasan
Olahraga
Tanpa melakukan pemanasan yang cukup sebelum melakukan
aktivitas olahraga yang dominan menggerakkan otot, sendi dan tulang dapat
mengakibatkan cidera otot dan cedera sendi. Sudah barang tentu cedera tersebut
akan sangat mengganggu aktivitas dan mungkin akan sangat menyakitkan sehingga
perlu perawatan medis lebih lanjut. Cedera otot bisa berbentuk keseleo, salah
urat, terkilir, kram otot, sakit otot, dan sebagainya
d. Peregangan / Streching Yang Baik dan Benar
Setelah melakukan pemanasan yang membuat sedikit keluar
keringat, maka dilanjutkan dengan peregangan otot atau strenching. Baik
pemanasan maupun peregangan harus dilakukan dalam kapasitas yang ringan dan
rendah jangan terlalu berlebihan. Jika dilakukan berlebih bisa memicu cedera
sendi. Jangan sampai belum olahraga sudah merasa lelah atau capek berat. Jika
sudah dilakukan dengan benar maka tubuh akan siap untuk melakukan kegiatan
olahraga. Lalu berolahragalah dengan perasaan riang gembira tanpa paksaan dan
lupakanlah semua masalah yang ada.
Tambahan :
Kenali diri anda sendiri dan pilih olahraga yang tepat untuk
menghindari kematian mendadak saat olahraga. Jika anda termasuk yang fisiknya
lemah dan jarang olahraga sebaiknya menghindari olahraga yang butuh kerja berat
jantung seperti sepakbola, futsal, bola basket, tenis, bulutangkis, dan lain
sebagainya. Contoh aktivitas olahraga yang ringan dan menyehatkan serta bisa
dilakukan hampir semua orang adalah jalan cepat 30 menit beberapa kali
seminggu. Selamat berolahraga, Salam olahraga!
Urutan Dalam Melakukan Pemanasan
Sebelum anda melakukan pemanasan anda perlu tahu urutan yang
benar ketika melakukan pemanasan, hendakanya dalam melakukan pemanasan perlu
anda awali dengan gerakan pelenturan tubuh bagian atas terlebih
dahulu dan selanjutnya menurun sampai tubuh bagian bawah, untuk urutannya
silahkan anda simak berikut ini :
Pemanasan dimulai dari tubuh bagian atas kepala
Pemanasan dimulai dari gerakan tangan
Pemanasan Gerakan Punggung
Pemanasan Gerakan Kaki
Itulah sedikit pengetahuan mengenai sistematika
melakukan gerakan pemanasan yang benarsebelum anda melakukan kegiatan olahraga,
untuk lebih jelas dan detailnya akan saya bahas lagi pada postingan berikutnya
dan tentunya masih berhubungan dengan pemanasan olahraga.

SOCIALIZE IT →